3rsano


>Sekolah Saya<
April 5, 2010, 4:18 am
Filed under: Tak Berkategori

Saya sekolah di SMA tarsisius 2 , kebon jeruk,jakarta barat.. ini adalah group dari Yayasan Bunda Hati Kudus..  saya sekolah disini sejak kelas 1 SD (haha,betahnya)..

fasilitas dari sekolah ini cukup lengkap,ditambah luasnya wilayah sekolah..

mulai dari :

  • 3 kantin yg menjual makanan yg enak2 dan satu kantin isinya jual minuman..
  • 3 Toilet yg cukup bersih (Lantai 1 ada 2 . dan lantai 4 ada 1)
  • aula yg luas.
  • ruang alfa
  • Lab bahasa
  • lab biologi
  • Tempat parkir motor (dialam)
  • 2 lapangan yg luas (bisa untuk volley,badminton,basket,futsal,galaksin,dll)
  • Tidak Lupa ada ruang musik.. (ber A.C)

dari fasilitas diatas ,udah tau dong gimana sekolahnya?? anak2 nya jg lumayan asyik dan gokil… dan lokasinya yg membuat sangat strategis.

mau tau kenapa strategis?? karena berlokasi dekat dengan EMPORIUM…

hahahaha…. so far,Nih sekolah bagus!! jgn bandingkan sm sekolah negri ya,negri standardnya aja udah beda. mereka dipaksa dengan nilai2 yg ketinggian. namun setelah lulus sekolah,tidak dapat kerja lalu jd pegawai SPBU.. intinya,semua sekolah memiliki keunikan masing2,jd syukuri apapun yg telah ada… guru2nya jg baik2.. :p

Sekian penjelasan tetang sekolah saya,selanjutnya kalau mau tahu lebih banyak,bisa cari diwebsite resminya. Trims.



Perkembangan IT
Februari 15, 2010, 3:58 am
Filed under: Tak Berkategori

IT adalah singkatan Informasi  Teknologi. Pada zaman sekarang Informasi Teknologi Tertuju kepada Komputer,Laptop,Handphone,Iphone,Play station 3,Mobil,Motor,Air Cooler,Televisi (LCD,Flat,dll),dan sebagainya.

semua nya ditujukan menuju SEMAKIN MODERN dari yg sebelumnya. Bahkan helm,ban dan yg lainnya dibuat sebaik mungkin sampai ada yg harganya berjuta-juta. tentu kualitas menentukan dari harganya..

khusus internet,sekarang bersaing menyajikan data cepat tidak sering nge drop,tapi tetap harga terjangkau. semua orang zaman sekarang membutuhkan itu,sebagai mahkluk sosial yg cermat,kita semua harus memikirkan masalah itu. tapi tetap,tidak semua apa yg di internet itu baik untuk kita,tentu kita harus memilih apa yg baik dan apa yg buruk.

Informasi teknologi zaman sekarang sangat dibutuhkan, anak2 sudah diajarkan sejak dr kecil. semua beraneka ragam sesuai apa yg diberi orang tuanya masing2. Tentu hal ini sangat membantu manusia mengerjakan segala aktifitas nya masing2. Secara mudahnya,teknologi adalah hasil rekayasa manusia terhadap proses penyampaian informasi dari bagian pengirim ke penerima sehingga pengiriman informasi akan lebih cepat,lebih luas sebarannya dan lama penyimpanan teknologi nya.



Kebebasan
November 25, 2008, 2:18 am
Filed under: Opini

kata diatas emang pengen banget kita dapetin kan?

udah nga asing lagi dikuping kita,karena kebebasan adalah suatu keinginan semua orang,namun kebebasan itu ada batasnya loh….nga tiap apa yang kita pengenin itu harus terjadi,karena masih ada orang tua kita,teman-teman kita,dan orang-orang sekeliling kita yang punya kebebasan yang sama.

memang pada contohnya orang tua dan anak itu kebebasan nya berbeda,orang tua bebas menentukan apa yang terbaik untuk anaknya,dan anaknya bebas mendapatkan kasih sayang orang tuanya tanpa pamrih. keduanya memiliki hak dan kewajiban. semua yang apa kita mau itu pasti akan bertentangan dengan kebebasan orang lain selama kita mau bebas sendiri,pasti akan bentrok dengan kebebasan orang lain.

jadi semua itu pasti bebas yang di atur,nga tersa dikekang,nga terasa bebas banget…. of course lah,semua manusia memiliki kebebasan itu melakukan apapun tetapi yang positif..karena kalau sampai kita melangkah merugikan orang lain,bisa-bisa kita sendiri yang akan terjebak oleh ulah kita sendiri…kebebasan itu udah di atur koq sejak manusia udah jatuh ke dalam dosa.. tinggal kita mau atau tidaknya menaati itu semua,karena semua ini untuk kebaikan kita bersama.. nga ada ruginya buat kita,karena pasti apa yang dilarang itu adalah untuk kebaikan kita juga.. ambil positifnya aja deh,dan kalau bisa ambil contoh dari orang yang baik-baik aja supaya tertanam di hati kita apapun yang positif.. ikutin aja kayak air mengalir walaupun ada saatnya air itu akan diam disuatu tempat yang datar,dan pasti ada saatnya untuk menguap atau terbawa dengan air hujan berikutnya.. kita diajarkan sabar dalam menjalani semua ini… kita juga bebas koq buat milih agama,bebas untuk memilih pendidikan yang baik asal ada dana yang mendukung dan tekad yang kuat mau berhasil.. kebebasan juga nga cuma punya arti yang menyenangkan karena,di satu sisi kita juga harus mengatur diri kita sendiri dan pasti akan membutuhkan bantuan orang lain untuk menjadikan kita manusia yang lebih baik.. wajar-wajar aja setiap kalangan masyarakat memiliki kebebasan yang berbeda cuma bermaksud sama cuma ngga setiap individu sama.. berbeda pekerjaan pasti akan berbeda kebebasan nya,jadi boss di suatu perusahaan pasti akan lebih berat kewajibannya  karena harus mengatur kegiataan perusahaan dan bekerja sama dengan perusahaan lain dari pada seorang pengamen di jalan yang bisa pulang kapan saja dan dimana saja.. kebanyakan kebebasan itu disalah gunakan oleh banyak orang.. menganggap apa yang dilakukan pasti itu diijinkan oleh orang lain,tapi dimata masyarakat yang dianggap baik hanya positifnya saja.. hati-hati jika kebebasan kita sudah melarang kebebasan orang lain,karena akan berakibat buruk bagi kita sendiri,karena akan mendatangkan keributan yang kita tidak inginkan.. so,kebebasan itu memiliki banyak arti.. don’t mess it! trust me. ^^



etika dan moral saat menggunakan komputer
Oktober 14, 2008, 2:37 am
Filed under: berita dan wawasan

Etika dan moral dalam berkomputer :

Kata etika berasal dari kata ethos (bahasa Yunani) yang berarti karakter, watak kesusilaan atau adat. Etika sendiri adalah refleksi dari apa yang disebut dengan “self control“, karena segala sesuatunya dibuat dan diterapkan dari dan untuk kepentingan kelompok itu sendiri.

Etika disebut juga filsafat moral merupakan cabang filsafat yang berbicara tentang tindakan manusia.

Etika mempersoalkan bagaimana manusia harus bertindak yang ditentukan bnyk norma-norma.

Norma hukum berasal dari hukum dan perundang-undangan, norma agama berasal dari agama, norma moral berasal dari suara hati dan norma sopan santun berasal dari kehidupan sehari-hari.

Etika (ethics) berarti moral sedangkan etiket (etiquette) berarti sopan santun.

Persamaan antara etika dengan etiket yaitu:

  • Etika dan etiket menyangkut perilaku manusia. Istilah tersebut dipakai hanya mengenai manusia, tidak mengenai binatang karena binatang tidak mengenal etika maupun etiket.
  • Kedua-duanya mengatur perilaku manusia secara normatif artinya memberi norma bagi perilaku manusia dan dengan demikian menyatakan apa yag harus dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan.

perbedaannya adalah :

  • Etiket menyangkut cara melakukan suatu perbuatan. Etiket menunjukkan cara yang tepat artinya cara yang diharapkan serta ditentukan dalam sebuah kalangan tertentu. Etika tidak terbatas pada cara melakukan suatu perbuatan, justru etika memberi norma tentang perbuatan itu sendiri. Etika menyangkut masalah apakah sebuah perbuatan boleh dilakukan atau tidak boleh dilakukan.
  • Etiket hanya berlaku untuk pergaulan. Etika selalu berlaku walaupun tidak ada orang lain.
  • Etiket bersifat relatif. Yang dianggap tidak sopan dalam sebuah kebudayaan, dapat saja dianggap sopan dalam kebudayaan lain. Etika lebih absolut. Perintah seperti “jangan berbohong”, “jangan mencuri” merupakan prinsip etika yang tidak dapat ditawar-tawar.
  • Etiket hanya memadang manusia dari segi lahiriah saja sedangkan etika memandang manusia dari segi dalam. Penipu dapat saja bertutur kata dengan lembut, berarti memegang etiket, namun itu dilakukan untuk menipu, berarti mempunyai etika tidak baik. Orang munafik biasanya selalu mempunyai etiket yang baik namun etikanya selalu tidak baik karena apa yang ada di dalam berbeda dengan apa yang dikeluarkan.

Etika adalah ilmu yang mempelajari apa yang baik dan buruk. dan Etiket adalah ajaran sopan santun yang berlaku bila manusia bergaul atau berkelompok dengan manusia lain.



krisis ekonomi dunia melanda belahan bumi ini..
Oktober 13, 2008, 2:36 pm
Filed under: Tak Berkategori

Tidak sedikit ekonom yang melihat krisis di Amerika Serikat sekarang ini sebagai bagian dari konjungtur ekonomi biasa. Kelompok ini mengibaratkan perekonomian AS sebagai ”sumur tak berdasar” yang ”enggak ada matinye”. Mereka merujuk antara lain pada kejadian ketika Presiden Richard Nixon awal tahun 1970-an melepas keterkaitan dollar AS dengan emas. Ketika itu ekonomi AS juga diramalkan akan kolaps.

Namun, saat dunia masih mabuk dan terhuyung- huyung akibat dampak krisis AS tersebut, AS mampu bangkit jauh lebih cepat dan perekonomiannya kembali mengalami booming meninggalkan yang lain. Dan kejadian seperti ini bukan hanya sekali, tetapi hampir setiap kali resesi ekonomi yang bermula dari AS terjadi. Bukan tidak mungkin itu juga terulang lagi kali ini.

Kelompok yang optimistis melihat, secara fundamental perekonomian AS tetap akan menarik dan menjadi magnet bagi investor global dalam jangka panjang. Tahun 2006 dan 2007, sekitar 60 persen arus modal yang masuk neto global masih tertuju ke AS. Derasnya dana asing yang masuk itu memungkinkan pemerintah membiayai defisit transaksi berjalannya yang terus membengkak, mencapai 6 persen dari produk domestik bruto (PDB) sekarang ini.

Pertumbuhan produktivitas, sebagai kunci untuk terjadinya peningkatan pendapatan masyarakat, juga masih solid. Dari sisi demografis, komposisi penduduk AS juga lebih muda dan pertumbuhan penduduk lebih tinggi daripada di negara-negara maju lain. Demikian pula, pasar uang AS juga yang paling besar, paling likuid, dan paling maju di dunia. Itu yang membuat kelompok yang optimistis itu yakin perekonomian AS akan kembali booming setelah krisis finansial sekarang ini berlalu.

Dalam banyak kasus, seperti pada resesi tahun 2001, ekonomi AS terselamatkan kembali oleh obat kuat (drug steroid) yang diciptakan oleh Bank Sentral (Fed) dan pemerintah, dengan cara memompakan likuiditas dalam skala masif lewat kebijakan kredit murah atau suku bunga rendah ke dalam perekonomian.

Dengan begitu, konsumen yang pendapatannya tidak naik tetap bisa meminjam dana dalam jumlah besar ke bank dengan bunga relatif rendah untuk membeli rumah atau mengambil kredit beragunan rumah untuk membayar tagihan kartu kredit, membiayai uang kuliah bagi anak-anaknya, membeli mobil baru, dan sebagainya. Akibatnya, perekonomian pun bergerak, keuntungan perusahaan dan harga-harga aset melonjak. Ini yang disebut dengan istilah gelembung (bubble) ekonomi.

Tetapi, banyak pula analisis, terutama kubu yang pesimistis, melihat krisis AS sekarang ini jauh lebih serius. Mereka melihat, sebagian institusi besar di negara itu dalam kondisi ”krisis”. Bukan hanya institusi finansial dan perbankan, tetapi juga sistem dan kelembagaan kesehatan, transportasi, sistem politik, energi, pendidikan, bahkan agama. Dan krisis kredit macet perumahan (subprime mortgage) dan krisis finansial sekarang ini diibaratkan baru puncak dari gunung es raksasa yang kini mulai meleleh.

Mereka melihat, dibandingkan 30 tahun lalu, AS sekarang mencatat tingkat utang konsumen yang jauh lebih tinggi, defisit anggaran pemerintah federal dan defisit neraca transaksi berjalan yang juga jauh lebih besar, utang nasional yang membengkak (jauh lebih besar daripada yang dilaporkan), angka kebangkrutan individu yang mencapai rekor, melebarnya kesenjangan pendapatan, meningkatnya angka kemiskinan, dan memburuknya kualitas pelayanan sosial.

Juga angka pengangguran tertinggi dalam sejarah akibat berpindahnya lapangan kerja manufaktur dan berupah tinggi ke negara lain. Struktur perekonomian juga semakin bergantung pada sektor jasa yang menyumbang 84 persen PDB dan didominasi lapangan kerja berupah buruh murah dan informal.

Rumah kartu

Tak sedikit ekonom yang menggambarkan perekonomian AS—sang superpower abad ke-20 yang booming ekonominya banyak ditopang oleh sektor kelembagaan finansial yang merajai dunia—sebagai rumah kartu (house of cards) alias perekonomian yang dibangun di atas fondasi utang. Richard C Cook, penulis buku We Hold These Truths: The Hope of Monetary Reform, menyebut perekonomian AS sebagai suatu perekonomian yang bersandar pada penopang semu (artificial life-support system).

Dan penopang semu atau alat bantu kehidupan itu, menurut Cook, adalah sistem finansial AS yang kini di ambang kolaps. Sistem finansial itu yang selama ini membantu mengalirkan ”darah” ke dalam perekonomian AS, dengan cara menyedot likuiditas dari luar dalam jumlah besar untuk menggerakkan ekonomi AS dan membiayai defisit anggaran, perdagangan, dan neraca transaksi berjalan skala masif yang dihadapi oleh perekonomian terbesar dunia itu.

Likuiditas tersebut masuk dalam bentuk pembelian surat-surat utang yang diterbitkan pemerintah atau korporasi atau aset-aset lain, termasuk aset berbasis hipotek perumahan (mortgage) yang macet sekarang ini oleh pemerintah asing atau investor asing. Secara sederhana, defisit terjadi karena negara tersebut (mulai dari pemerintah, sektor swasta, hingga masyarakatnya) membelanjakan uang lebih banyak dari yang mereka hasilkan. Dan itu terjadi di AS.

Untuk pertama kali dalam sejarah, menurut sejumlah ekonom, perekonomian AS tidak lagi memiliki mesin atau lokomotif ekonomi baru sama sekali. Basis manufaktur, sebagian besar sudah berpindah ke negara lain melalui sistem outsourcing (penyerahan pekerjaan pada pihak ketiga), terutama ke negara-negara berupah buruh murah atau berbasis biaya produksi murah, seperti China dan India.

Gelembung demi gelembung (bubbles) ekonomi yang diciptakan pemerintah dengan bantuan Bank Sentral (Fed) selama ini, menurut sejumlah ekonom, hanya gejala (symptoms) dari tidak beresnya perekonomian. Gelembung itu sengaja diciptakan karena lokomotif ekonomi lain tak berfungsi karena mereka yang bekerja kian tergerus daya belinya akibat pendapatan yang stagnan dan faktor struktural lain, seperti hengkangnya kegiatan industri manufaktur ke negara lain.

Kalaupun AS cepat pulih kali ini, perekonomian AS tak akan pernah lagi sedigdaya sebelumnya. Mereka melihat stimulus ekonomi yang diluncurkan pemerintahan Bush serta injeksi likuiditas langsung oleh Fed ke sistem finansial (termasuk dengan mem-bail out sejumlah bank investasi besar) tidak akan menyelesaikan masalah karena tidak menyentuh akar masalah. Demikian pula rencana perombakan menyeluruh sistem dan kelembagaan finansial yang dicanangkan Bush, juga tidak akan menyelesaikan krisis saat ini.

Konstelasi ekonomi dunia sendiri sudah berubah dan bisa jadi ini bagian dari gejala awal tamatnya hegemoni ekonomi AS sebagai kiblat dari segala pusaran jantung kehidupan ekonomi dunia selama ini.

AS bangkit dari puing-puing Perang Dunia (PD) II pertengahan tahun 1940-an sebagai kekuatan ekonomi yang tidak ada tandingannya. Pasca-PD II sekitar separuh transaksi keuangan global adalah dalam mata uang dollar AS. Lebih dari separuh dari output dunia juga disumbangkan oleh AS. Sekitar dua pertiga cadangan devisa dunia pada tahun 1940 juga dimiliki AS.

Industri Amerika dimotori oleh General Motors, Ford, dan Chrysler Motors—biasa dijuluki The Big Three—juga memimpin di dunia tanpa ada saingan. Begitu juga industri baja, manufaktur alat mesin, aluminium, pesawat, dan industri terkait menjadi benchmark keunggulan AS hingga 1950-an. Raksasa industri minyak AS, seperti Mobil, Standard Oil of New Jersey, Texaco, Gulf Oil, menguasai industri minyak dunia. AS juga salah salah satu negara termakmur dunia dengan pendapatan per kapita salah satu tertinggi di dunia.

Namun, Abad Amerika (America’s Century) itu tampaknya harus berakhir. Daya saing, produktivitas, dan kekuatan industri manufaktur berbasis teknologi yang menjadi lambang supremasi ekonomi AS rontok satu per satu. Di berbagai industri, AS bukan satu-satunya dan dominan, disalip oleh negara maju lain, seperti Jepang, dan kemudian mungkin negara-negara industri baru, seperti Korea, Taiwan, bahkan China dan India.

Goldman Sachs adalah salah satu yang memprediksikan China sudah akan mengambil alih posisi AS sebagai perekonomian terbesar pada 2050 dengan AS nomor dua dan India di urutan berikutnya. Demikian pula dalam perdagangan barang dan jasa. Lemahnya posisi AS antara lain tergambar dari defisit perdagangan yang kian membengkak hingga 800 miliar dollar AS per tahun dan defisit neraca transaksi berjalan sekitar 6 persen dari PDB.

Dengan pertumbuhan impor rata-rata tiga kali lipat dari pertumbuhan ekspor dan nilai ekspor hanya 50-70 persen dari impor, negara itu bukan lagi negara produsen (producing-country), tetapi sudah menjadi negara konsumen (consuming-country).

AS adalah penyerap terbesar barang murah dari China yang membanjiri negara itu karena memang hanya itu yang bisa dijangkau dengan daya beli masyarakat kebanyakan AS sekarang ini. Ironisnya, Wall-Mart, jaringan raksasa supermarket AS, jugalah yang menjadi jaringan pemasar terbesar produk- produk murah China. Sekitar 70 persen barang yang dipajang di rak-rak toko Wal-Mart adalah buatan China.

Hegemoni dollar

Menurunnya pengaruh AS juga tergambar dari kian menurunnya pamor dollar AS. Tidak sedikit ekonom yang mengatakan, dominasi dan hegemoni dollar AS ditakdirkan segera berakhir dan tinggal sejarah. Dan jika itu terjadi, bisa berarti malapetaka bagi AS. Hampir separuh dari utang Pemerintah AS, yang mendekati 9 triliun dollar AS dan angkanya terus membengkak sekarang, ini adalah utang kepada asing.

Sebelumnya, AS bisa tenang- tenang saja karena utang luar negeri itu dalam denominasi dollar AS atau mata uangnya sendiri. Artinya, tidak seperti negara-negara Asia atau Amerika Latin yang pernah menghadapi krisis utang sekaligus krisis nilai tukar mata uang karena sebagian besar utang luar negeri mereka dalam denominasi mata uang asing yang menguat.

Tetapi itu dulu. Dollar AS sekarang ini bukan hanya melemah terhadap mata uang kuat dunia lainnya, tetapi juga semakin kehilangan pamor sebagai mata uang cadangan devisa utama dunia. Banyak kreditor dan bank sentral negara-negara di dunia yang sebelumnya memegang dollar AS untuk cadangan devisa mulai mencampakkan dan mengonversi kepemilikan dollarnya ke mata uang kuat lain.

Sedikitnya tujuh negara sudah mempertimbangkan untuk menanggalkan dollar AS sebagai cadangan devisa mereka. Demikian pula negara-negara produsen minyak Timteng, banyak yang mulai pindah ke mata uang lain, terutama euro, yang posisinya semakin perkasa dibandingkan dollar AS. Posisi AS lebih rentan lagi dengan sekitar 80 persen dollar AS sekarang ini bergentayangan di luar negeri, di antaranya di tangan negara-negara Asia, seperti China (dengan cadangan devisa sekitar 1,3 triliun dollar AS), India, Jepang, dan negara Asia lain.

Bagaimana Amerika bisa keluar dari masalah ini? Selain berdampak pada perekonomian global, resesi ekonomi di AS bisa menuntun pada meningkatnya ketegangan internasional.

Kekhawatiran terbesar para ekonom, kalangan politisi cenderung memilih cara mudah untuk menyelesaikan krisis ekonomi. Salah satunya, perang.

Mereka menunjuk pada depresi ekonomi dunia tahun 1930-an yang menuntun atau menjadi pemicu meletusnya Perang Dunia II. Sentimen proteksionisme dan meningkatnya tekanan terhadap negara-negara mitra dagang utama, terutama China di mana AS mengalami defisit neraca perdagangan terbesar, bisa menjadi pintu utama untuk masuk, selain dalih memerangi rezim yang melindungi teroris atau mengembangkan senjata berbahaya.

Tidak sedikit politisi AS memercayai perang sebagai jalan keluar dari tekanan ekonomi, seperti Bush yang melihat perang Irak baik bagi ekonomi AS. Perang atau invasi AS di Timteng juga diduga lebih banyak bermotif keinginan menguasai sumber minyak mentah, komoditas yang harganya kini melonjak tinggi di pasar dunia dan bisa menjadi salah satu sumber pemicu resesi ekonomi dunia.

AS juga mendadak paranoid. Ini antara lain ditunjukkan oleh Bush dan para sekutu negara majunya terhadap fenomena munculnya lembaga investasi milik pemerintah negara-negara asing (Sovereign Wealth Fund/SFW) yang masuk memborong aset-aset strategis di AS dan negara maju lain, seperti bank.

Kekhawatiran yang disuarakan kelompok negara maju dalam Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum) di Davos antara lain adalah negara- negara asing (terutama Timteng dan Asia) lewat SFW memiliki motivasi politik tertentu yang tidak baik dan bisa mengancam kedaulatan nasional negara-negara maju. Padahal, selama ini mereka membuka pintu lebar- lebar bagi masuknya dana asing yang banyak berperan dalam menggelembungkan ekonomi AS seperti sekarang.

Semakin cepat perekonomian AS pulih, semakin baik stabilitas perekonomian global asalkan, tentu saja, itu bukan dicapai dengan cara mudah, yaitu mengorbankan negara lain.



Malu Memakai software bajakan . .
Mei 23, 2008, 3:18 am
Filed under: Bajakan

Kata di atas sepertinya sudah tidak bermanafaat bagi anda yang sudah terbiasa dengan menggunakan software bajakan,jujur aja,bener nggak?? (lagi…)



Playstation 3
April 24, 2008, 9:35 am
Filed under: Playstation 3

PlayStation 3

Sebuah konsol PlayStation 3 dengan kontroler.

Sebuah konsol PlayStation 3 dengan kontroler.

P (lagi…)



NOKIA N82
April 5, 2008, 6:24 am
Filed under: handphone

NOKIA N82

nokia n82

Nokia meluncurkan perangkat terbarunya N82 demikian tulissitus forumbekas.com .N82 mempunyai beberapa kesamaan dengan n95.

N82 yang diproyeksikan sebagai ponsel kamera canggih dipersenjatai pula dengan koneksitas bluetooth, Wi-Fi, 3G dan semua fasilitas fungsi smartphone symbian seri 60. Bahkan N82 mengadopsi aplikasi game yang ada pada Nokia N-gage serta Music store.

“Lebih jauh N82 memberikan perkembangan yang cukup signifikan dari segi fitur dengan dengan penambahan teknologi auto-screen rotation. Dan fitur ini bekerja pada semua interface yang ada didalamnya”

Layar akan menyesuaikan otomatis bila kita membolak-balik ponsel (mirip teknologi yang ada pada iPhone). Dan lagi-lagi Nokia menempatkan tombol multimedia pada N82 secara kontroversial, identik dengan Nokia N81 dan Nokia N95 8GB

Dengan RAM memory sebesar 128MB, Nokia N82 bisa dikatakan memiliki performa cukup tangguh. Namun sayang sebagai ponsel kamera yang pintar, N82 hanya memiliki kapasitas ruang simpan internal cukup kecil, 132MB.

Meskipun demikian masih disediakan card slot tambahan untuk micro SD. Kesan pertama dari hasil foto N82, mengingatkan rileks.com pada hasil foto seri Nokia N73 daripada Nokia N95. Gambar tampak agak terlalu tajam tanpa terlihat adanya jejak noise-reduction, yang biasanya ada pada Nokia N95.



Pemanasan Global, Tragedi Peradaban Modern
April 5, 2008, 6:21 am
Filed under: global warming

Pemanasan Global, Tragedi Peradaban Modern

5 Juni 2006 (Hari Lingkungan Hidup Sedunia)

Pada tanggal 5 Juni 2007, negara-negara seluruh dunia umumnya memperingatnya sebagai Hari Lingkungan Hidup. Pemanasan global yang berakibat pada perubahan iklim (climate change) belum menjadi mengedepan dalam kesadaran multipihak. Pemanasan global (global warming) telah menjadi sorotan utama berbagai masyarakat dunia, terutama negara yang mengalami industrialisasi dan pola konsumsi tinggi (gaya hidup konsumtif). Tidak banyak memang yang memahami dan peduli pada isu perubahan iklim. Sebab banyak yang mengatakan, memang dampak lingkungan itu biasanya terjadi secara akumulatif. Pada titik inilah masalah lingkungan sering dianggap tidak penting oleh banyak kalangan, utamanya penerima mandat kekuasaan dalam membuat kebijakan.

Perubahan iklim akibat pemanasan global (global warming), pemicu utamanya adalah meningkatnya emisi karbon, akibat penggunaan energi fosil (bahan bakar minyak, batubara dan sejenisnya, yang tidak dapat diperbarui). Penghasil terbesarnya adalah negeri-negeri industri seperti Amerika Serikat, Inggris, Rusia, Kanada, Jepang, China, dll. Ini diakibatkan oleh pola konsumsi dan gaya hidup masyarakat negera-negara utara yang 10 kali lipat lebih tinggi dari penduduk negara selatan. Untuk negara-negara berkembang meski tidak besar, ikut juga berkontribusi dengan skenario pembangunan yang mengacu pada pertumbuhan. Memacu industrilisme dan meningkatnya pola konsumsi tentunya, meski tak setinggi negara utara. Industri penghasil karbon terbesar di negeri berkembang seperti Indonesia adalah perusahaan tambang (migas, batubara dan yang terutama berbahan baku fosil). Selain kerusakan hutan Indonesia yang tahun ini tercatat pada rekor dunia ”Guinnes Record Of Book” sebagai negara tercepat
yang rusak hutannya.

Menurut temuan Intergovermental Panel and Climate Change (IPCC). Sebuah lembaga panel internasional yang beranggotakan lebih dari 100 negara di seluruh dunia. Sebuah lembaga dibawah PBB, tetapi kuasanya melebihi PBB. Menyatakan pada tahun 2005 terjadi peningkatan suhu di dunia 0,6-0,70 sedangkan di Asia lebih tinggi, yaitu 10. selanjutnya adalah ketersediaan air di negeri-negeri tropis berkurang 10-30 persen dan melelehnya Gleser (gunung es) di Himalaya dan Kutub Selatan. Secara general yang juga dirasakan oleh seluruh dunia saat ini adalah makin panjangnya musim panas dan makin pendeknya musim hujan, selain itu makin maraknya badai dan banjir di kota-kota besar (el Nino) di seluruh dunia. Serta meningkatnya cuaca secara ekstrem, yang tentunya sangat dirasakan di negara-negara tropis. Jika ini kita kaitkan dengan wilayah Indonesia tentu sangat terasa, begitu juga dengan kota-kota yang dulunya dikenal sejuk dan dingin makin hari makin panas saja. Contohnya di Jawa Timur
bisa kita rasakan adalah Kota Malang, Kota Batu, Kawasan Prigen Pasuruan di Lereng Gunung Welirang dan sekitarnya, juga kawasan kaki Gunung Semeru. Atau kota-kota lain seperti Bogor Jawa Barat, Ruteng Nusa Tenggara, adalah daerah yang dulunya dikenal dingin tetapi sekarang tidak lagi.

Meningkatnya suhu ini, ternyata telah menimbulkan makin banyaknya wabah penyakit endemik “lama dan baru” yang merata dan terus bermunculan; seperti leptospirosis, demam berdarah, diare, malaria. Padahal penyakit-penyakit seperti malaria, demam berdarah dan diare adalah penyakit lama yang seharusnya sudah lewat dan mampu ditangani dan kini telah mengakibatkan ribuan orang terinfeksi dan meninggal. Selain itu, ratusan desa di pesisir Jatim terancam tenggelam akibat naiknya permukaan air laut, indikatornya serasa makin dekat saja jika kita tengok naiknya gelombang pasang di minggu ketiga bulan Mei 2007 kemarin. Mulai dari Pantai Kenjeran, Pantai Popoh Tulungagung, Ngeliyep Malang dan pantai lain di pulau-pulau di Indonesia.

Untuk negara-negara lain meningkatnya permukaan air laut bisa dilihat dengan makin tingginya ombak di pantai-pantai Asia dan Afrika. Apalagi hal itu di tambah dengan melelehnya gleser di gunung Himalaya Tibet dan di kutub utara. Di sinyalir oleh IPCC hal ini berkontribusi langsung meningkatkan permukaan air laut setinggi 4-6 meter. Dan jika benar-benar meleleh semuanya maka akan meningkatkan permukaan air laut setinggi 7 meter pada tahun 2012. Dan pada 30 tahun kedepan tentu ini bisa mengancam kehidupan pesisir dan kelangkaan pangan yang luar biasa, akibat berubahnya iklim yang sudah bisa kita rasakan sekarang dengan musim hujan yang makin pendek sementara kemarau semakin panjang. Hingga gagal panen selain soal hama, tetapi akibat kekuarangan air di tanaman para ibu-bapak petani banyak yang gagal.

Lantas dengan situasi sedemikian rupa apa yang dibutuhkan oleh dunia kecil “lokal” dan kita sebagai individu penghuni planet bumi? Yang dibutuhkan adalah REVOLUSI GAYA HIDUP, sebab dengan demikian akan mengurangi penggunaan energi baik listrik, bahan bakar, air yang memang menjadi sumber utama makin berkurangnya sumber kehidupan.

Selain itu perlunya melahirkan konsesus yang membawa komitmen dari semua negara untuk menegakkan keadilan iklim. Seperti yang sudah dilakukan oleh Australia yang mempunyai instrumen keadilan iklim, melalui penegakan keadilan iklim dengan membentuk pengadilan iklim. Dimana sebuah instrumen yang mengacu pada isi Protokol Kyoto yang menekankan kewajiban pada negara-negara Utara untuk membayar dari hasil pembuangan emisi karbon mereka untuk perbaikan mutu lingkungan hidup bagi negara-negara Selatan.

Dalam praktek yang lain saatnya kita mulai menggunakan energi bahan bakar alternatif yang tidak hanya dari bahan energi fosil, misalnya untuk kebutuhan memasak. Menggunakan energi biogas (gas dari kotoran ternak) seperti yang dilakukan komunitas merah putih di Kota Batu. Desentraliasasi energi memang harus dilakukan agar menghantarkan kita pada kedaulatan energi dan melepas ketergantungan pada sentralisasi energi yang pada akhirnya harganya pun makin mahal saja.

Sedangkan untuk para pengambil kebijakan harusnya mengeluarkan policy yang jelas orientasinya untuk mengurangi pemanasan global. Misalnya menetapkan jeda tebang hutan di seluruh Indonesia agar tidak mengalami kepunahan dan wilayah kita makin panas. Menghentikan pertambangan mineral dan batubara seperti di Papua, Kalimantan, Sulawesi, hal ini bisa dilakukan dengan bertahap mulai dari meninjau ulang kontrak karyanya terlebih dahulu. Selanjutnya kebijakan progressive dengan mempraktekkan secara nyata jeda tebang dan kedaulatan energi harus dilakukan jika kita tidak mau menjadi kontributor utama pemanasan global.

Iklim memang mengisi ruang hidup kita baik secara individu maupun sosial, maka tidak mungkin menegakkan keadilan iklim tanpa melibatkan kesadaran dan komitmen semua pihak. Bahwa tidak bisa dibantah, kita hidup dalam ekosistem dunia “perahu” yang sama, sehingga jika ada bagian yang bocor dan tidak seimbang, sebenarya ini merupakan ancaman bagi seluruh isi perahu dan penumpangnya. Maka merevolusi gaya hidup kita untuk tidak makin konsumtif sangat mendasar dilakukan sekarang juga oleh seluruh umat manusia. Sebab dengan begitu kita bisa menempatkan apa yang kita butuhkan bisa ditunda tidak, yang harus kita beli membawa manfaat atau tidak dan apakah yang kita beli bisa digantikan oleh barang yang lain yang ramah lingkungan?

Ini semua adalah cerminan bagi mereka yang berusaha dan sadar sepenuh hati demi keberlanjutan kehidupan sosial (sustainable society) yang berkeadilan secara sosial, budaya, ekologis dan ekonomi. Inilah tindakan nyata untuk meraih kedaulatan energi dan melepaskan ketergantungan terhadap energi fosil yang sekarang telah dikuasai oleh korporasi modal. Sekarang siapapun bisa memilih, mau jadi kontributor pemanasan global yang berdampak pada perubahan iklim dan suhu yang makin panas? Atau mau menjadi bagian dari pelaku ”penyejukan global” dengan mengubah pola konsumsi dan gaya hidup dari sekarang juga? Selamat Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Mari bertindak nyata untuk masa depan bersama.



Lexus LX570
April 5, 2008, 6:19 am
Filed under: otomotif
Lexus LX570, Kombinasi Kekuatan, Kenyamanan dan Kemewahan
Interior Lexus LX570
Selasa, 25 Maret 2008 | 16:40 WIB

JAKARTA, SENIN – Pecinta mobil dari kalangan atas kini punya satu pilihan alternatif dalam mengoleksi atau pun memanjakan diri dengan mobil yang tampil sporty, elegan, dan mengkombinasikan kekuatan, keamanan, dan kemewahan. Lexus Indonesia telah meluncurkan produk terbarunya yakni LX570 guna memberikan rasa tenteram dan nyaman bagi pembelinya. Peluncuran mobil yang merupakan produk generasi ketiga Lexus tersebut berlangsung di Galeri Lexus, Jakarta Pusat, pada Senin (25/3). Johnny Darmawan, Indonesian Lexus Principal, mengatakan, mobil seharga Rp 1,85 miliar tersebut memang sengaja dihadirkan buat warga kalangan atas yang menghendaki mobil dengan kombinasi kemewahan dan pengalaman berkendara yang dinamis.

Style Laxus LX570 terkesan begitu mewah dan juga mengkombinasikan kekuatan dan keamanan yang menjadi identitas Lexus. Mobil berkapasitas 5,7 liter dengan konfigurasi delapan silinder (V8) tersebut mampu menampilkan wujud yang lebih dinamis dari dua pendahulunya yakni LX450 dan LX470 dengan menggunakan originalitas disain Lexus L-finesse.

Tampilan dengan postur mobil yang lebar disertai kabin yang luas yang membujur dari depan hingga belakang menciptakan kesan elegan dan gagah. Sementara desain grill depan dibuat lebar dan lancip pada sisi sampingnya yang menjadi ciri khas Lexus. Tipikal karakter bergaris pada cover mesin memberikan nuansa mobil yang penuh tenaga dan gagah.Karaktergaris di atas menyatu dengan bumper depan dan bawahnya guna memberikan kesan agresif pada posturnya.

“Kalau lampu depan yang besar didesain ulang untuk menambah kesan maskulin sejati,” kata Adrian Tirtadjaja, Brand and Business Development Manager Lexus Indonesia PT Toyota Astra Motor.Garis pahatan di atas fender depan yang dipadukan dengan lingkar ban memberikan elemen ‘macho’. Panel injakan kaki yang terpasang dekat bodi mobil memberikan tampilan yang lebih terintegrasi.

Sementara itu, pada bagian buritan, mobil yang telah diluncurkan di Amerika pada Desember 2007 lalu tersebut tampil dengan bentuk kaca yang lebih dinamis dan kombinasi lampu yang lebar agar menegaskan dimensi mobil yang besar tersebut. Kombinasi lampu belakang dengan tempat plat kendaraan dipadukan dengan sentuhan krom yang stylish.

Desain velg 18 inch mampu menciptakan tampilan dua dimensi yang sporty dan elegan. Penampilan tersebut ditambah lagi dengan beberapa fitur seperti adaptive front headlights system, pintu belakang otomatis, lampu kabut, dan penyemprot lampu depan.

Kenyamanan Interior yang luas

Secara keseluruhan, panjang LX570 tidak berbeda dengan model sebelumnya. Namun, luas interiornya bertambah 10,16 cm dan eksterior bertambah 2,5 sentimeter sehingga mampu membawa delapan penumpang bersama bawaannya. Dalam interior, kabin mobil tersebut disematkan beberapa piranti mewah seperti pengendali suhu yang independen empat zona, pengendali elektronik tempat duduk baris ketiga dan keempat, dan audio sistem menggunakan 19 speaker dari Mark Levinson dengan fasilitas surround.

Selain itu, adanya tambahan bantal pada tempat duduk, interior kulit, boks pendingin, smart card key, dan trim kayu Bubinga yang biasa digunakan untuk mendekorasi pesawat jet pribadi, menjadikan LX570 kian mewah dan nyaman.

Untuk keamanan, LX570 memiliki standar 10 airbag yang terpasang di depan (pengendara dan penumpang depan) termasuk airbag untuk lutut, airbag pada baris kedua yang terpasang di tempat duduknya dan sepanjang pilar atas baris ketiga, dan active headrest.




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.